IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN DEEP LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MAHARAH QIRA’AH DI PONDOK PESANTREN AL-KAUTSAR SRENGAT BLITAR

Penulis

  • muhamad nasrulloh UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Penulis

Kata Kunci:

Deep Learning, Reading Skills.

Abstrak

Pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan tertua yang ada di Indonesia. Sebagai lembaga tertua, pesantren memiliki kontribusi dalam mewarnai perjalanan sejarah bangsa ini. Kontribusi ini tidak hanya berkaitan dengan aspek pendidikan semata, tetapi juga berkaitan dengan bidang-bidang lain dalam skala yang lebih luas. Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tradisional yang aktivitasnya adalah mempelajari, memahami, mendalami, menghayati, dan mengamalkan ajaran Islam dengan menekankan pada pentingnya moral keagamaan sebagai pedoman perilaku sehari-hari. Pengertian tradisional di sini menunjukkan bahwa lembaga ini sudah berdiri sejak ratusan tahun yang lalu. Catatan sejarah menunjukkan bahwa pondok pesantren yang pertama didirikan oleh Syeh Maulana Malik Ibrahim pada tahun 1399 M untuk menyebarkan agama Islam di Jawa. Menilik dari usia pondok pesantren maka dapat dikatakan bahwa pondok pesantren telah menjadi milik budaya bangsa Indonesia dalam dunia pendidikan, dan telah ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa. Maka dalam pondok pesantren saat ini pembelajaran Bahasa Arab yang telah dikaji saat ini salahsatunya di Pondok pesantren al-Kautsar Srengat Blita menggunakan metode pembelajaran mendalam atau Deep Learning yang menekankan pada keterampilan maharah qira’ah yang merupakan konsep yang sudah dikenal luas dalam dunia Pendidikan. Ini merupakan bentuk riil bahwa samapai saat ini masih eksis dalam mengembangkan pembelajaran-pembelajaran dalam dunia pendidikan Islam.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Diterbitkan

2025-08-14