Strategi Kepemimpinan Kepala Madrasah Dalam Memberdayakan Tenaga Pendidik Dan Kependidikan (Dalam Sudut Pandang Permasalahan di Madrasah Ibtidaiyah)
Keywords:
Strategi Kepemimpinan Kepala Madrasah, Memberdayakan, Tenaga Pendidik dan KependidikanAbstract
Buruknya kualitas sumber daya manusia di lembaga pendidikan besar kemungkinan disebabkan oleh seorang pemimpin. Kepala madrasah adalah pejabat yang cakap yang bertanggung jawab mengawasi semua sumber daya organisasi dan bekerja sama dengan guru dan staf lainnya. Kenyataan di lapangan masih ada pendidik yang memahami instruksi dari kepala sekolah hanya sebagai formalitas untuk memenuhi tuntutan kebutuhan yang sifatnya administratif. Sehingga kompetensi pendidik profesional dalam hal ini tidak menjadi prioritas utama. Permasalahan di tingkat madrasah ibtidaiyah yaitu tidak adanya tenaga tata usaha/kependidikan. Hampir setiap lembaga pendidikan tingkat ibtidaiyah guru merangkap sekaligus menjadi tenaga kependidikan, dengan demikian yang menyebabkan kurang profesional dalam bekerja. Sebaliknya lembaga pendidikan di tingkat Tsanawiyah maupun Aliyah, dipastikan jumlah siswa dalam satu lembaga pendidikan mencapai ratusan siswa. Sistem kerja dalam tingkat tsanawiyah/aliyah sudah lebih terarah, tugas pendidik dan kependidikan dibedakan dan diampu oleh tenaga profesional. Proses penelitian ini adalah deskriptif analisis, yaitu dengan mengumpulkan data, menyusun, mengklarifikasi, dan menganalisis. Pemberdayaan mutu pendidik dan tenaga kependidikan langkah pertama yaitu perencanaan, kepala madrasah harus merumuskan dan menetapkan seluruh aktivitas lembaga yang menyangkut apa yang harus dikerjakan, mengapa dikerjakan, dimana dikerjakan, kapan akan dikerjakan, siapa yang mengerjakan dan bagaimana hal tersebut dikerjakan. Selanjutnya eksekusi dari program yang direncanakan dan evaluasi.



