Integrasi Nilai Kearifan Lokal dalam Kurikulum Pengelolaan Sampah untuk Membentuk Karakter Peduli Lingkungan
Keywords:
Kearifan Lokal, Kurikulum Pengelolaan Sampah, Pendidikan Lingkungan, Karakter Peduli LingkunganAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya karakter peduli lingkungan pada siswa serta belum optimalnya integrasi nilai kearifan lokal dalam kurikulum pengelolaan sampah pada siswa Jurusan Teknik Komputer Jaringan di SMKN 1 Slahung Ponorogo sehingga diperlukan analisis mengenai penerapan kurikulum berbasis kearifan lokal dalam membentuk karakter peduli lingkungan siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, guru, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai kearifan lokal melalui pembelajaran berbasis proyek mampu menumbuhkan kesadaran lingkungan, kreativitas, tanggung jawab, dan kerja sama peserta didik. Kegiatan pengelolaan limbah hardware mendorong peserta didik memanfaatkan sampah elektronik menjadi produk bernilai guna dan bernilai ekonomis. Pembelajaran berbasis lingkungan juga mendukung terciptanya budaya sekolah peduli lingkungan secara berkelanjutan. Dengan demikian, integrasi kearifan lokal dalam kurikulum dapat menjadi strategi inovatif dalam memperkuat pendidikan lingkungan dan membentuk karakter peserta didik vokasional yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.





