Manajemen Mutu Pendidikan dan Pergeseran School Choice: Studi Multisitus tentang Preferensi Masyarakat terhadap Sekolah Dasar Negeri dan Swasta di Ponorogo

Authors

  • Pirmansah Universitas Muhammadiyah Ponorogo Author
  • Alip Sugianto Universitas Muhammadiyah Ponorogo Author

Keywords:

Manajemen Mutu Pendidikan, School Choice, Preferensi Masyarakat, Sekolah Dasar.

Abstract

Pergeseran school choice pada jenjang sekolah dasar menjadi fenomena yang semakin memengaruhi dinamika penyelenggaraan pendidikan, seiring meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap mutu layanan pendidikan. Manajemen mutu pendidikan menjadi salah satu faktor strategis yang menentukan daya saing sekolah dalam menarik minat masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen mutu pendidikan pada Sekolah Dasar Negeri dan Swasta, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pergeseran school choice, serta mendeskripsikan implikasinya terhadap preferensi masyarakat di Kabupaten Ponorogo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi multisitus. Pemilihan lokasi dilakukan secara purposive pada Sekolah Dasar Negeri yang mengalami penurunan jumlah peserta didik dan Sekolah Dasar Swasta berbasis keagamaan yang mengalami peningkatan jumlah peminat. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif pasif, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi analisis situs individual dan analisis lintas situs, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan manajemen mutu pendidikan berpengaruh signifikan terhadap pergeseran school choice. Masyarakat tidak lagi menjadikan biaya pendidikan sebagai pertimbangan utama, tetapi lebih mengutamakan kualitas layanan, penguatan pendidikan karakter dan nilai-nilai keagamaan, inovasi program sekolah, kompetensi pendidik, keamanan lingkungan belajar, serta efektivitas komunikasi sekolah dengan orang tua melalui media digital. Sekolah Dasar Swasta menunjukkan keunggulan melalui pengelolaan mutu yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kepuasan pemangku kepentingan, sedangkan Sekolah Dasar Negeri masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan fleksibilitas tata kelola, birokrasi yang cenderung kaku, serta rendahnya inovasi dalam pengembangan layanan pendidikan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan manajemen mutu pendidikan melalui peningkatan otonomi sekolah, inovasi layanan pembelajaran, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, dan penguatan kemitraan dengan masyarakat guna meningkatkan daya saing Sekolah Dasar Negeri dalam menghadapi dinamika school choice.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-07-18