Eksplorasi Makna Al-Kautsar dalam Tafsir Marah Labid: Kajian Pemikiran Syekh Nawawi Al-Bantani

Authors

  • Moh. Bachrudin Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk Author

Keywords:

Al-Kautsar, Syaikh Nawawi al-Bantani, Tafsir Marah Labid, Penafsiran Al-Qur’an

Abstract

Penelitian ini membahas makna al-Kautsar menurut Syaikh Nawawi al-Bantani dalam Tafsir Marah Labid, dengan fokus khusus pada penafsiran QS. Al-Kautsar ayat 1. Kajian ini dilatarbelakangi oleh adanya keragaman pemaknaan terhadap istilah al-Kautsar dalam khazanah tafsir Al-Qur’an. Istilah tersebut tidak hanya berkaitan dengan makna kenikmatan atau kebaikan yang melimpah, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan keistimewaan yang diberikan Allah Swt. kepada Nabi Muhammad saw. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Syaikh Nawawi al-Bantani memahami dan menjelaskan makna al-Kautsar dalam ayat tersebut serta mengetahui dimensi makna yang terkandung di dalam penafsirannya. Penelitian ini menggunakan metode library research (penelitian kepustakaan), dengan sumber data utama berupa Tafsir Marah Labid karya Syaikh Nawawi al-Bantani, sedangkan sumber pendukung diperoleh dari berbagai kitab tafsir, buku, artikel ilmiah, dan literatur lain yang relevan dengan pembahasan al-Kautsar. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif-analitis dengan mengidentifikasi penafsiran Syaikh Nawawi al-Bantani terhadap QS. Al-Kautsar ayat 1 kemudian mengaitkannya dengan konteks keistimewaan Nabi Muhammad saw. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Syaikh Nawawi al-Bantani memaknai al-Kautsar sebagai bentuk kebaikan dan keutamaan yang sangat luas dan melebihi apa yang dimiliki oleh manusia lainnya, baik dalam kehidupan dunia maupun akhirat. Makna tersebut berkaitan dengan keistimewaan Nabi Muhammad saw., termasuk sifat kenabian dan kerasulan yang menjadi penyempurna risalah para nabi dan rasul sebelumnya. Keistimewaan tersebut juga diperkuat dengan berbagai mukjizat yang diberikan kepada Nabi Muhammad saw. Selain bermakna kebaikan yang melimpah, al-Kautsar dalam penafsiran Syaikh Nawawi al-Bantani juga memiliki makna khusus berupa telaga atau sungai di surga yang Allah Swt. anugerahkan kepada Nabi Muhammad saw. Dengan demikian, konsep al-Kautsar dalam Tafsir Marah Labid menunjukkan keluasan karunia Allah Swt. kepada Nabi Muhammad saw., yang mencakup keutamaan kenabian, kesempurnaan risalah, berbagai mukjizat, serta kenikmatan khusus di akhirat.

Downloads

Published

2026-06-28